Bahaya dari Konsumsi Gula Berlebihan

Orang merasa gula itu enak, sehingga cenderung membuat kita makan manis secara berlebihan. Makan berlebih inilah yang mengancam keseimbangan energi dalam tubuh kita

Advertisements

Diabetes menjadi momok yang menakutkan di era modern ini. Diabetes berarti tubuh tidak mampu untuk mengelola kadar gula dalam darah sehingga muncul berbagai macam komplikasi dari organ-organ tubuh. Ada 2 macam penyakit Diabetes, tipe 1 dan tipe 2. Tipe 1 adalah tipe yang didapat sejak lahir dari genetiknya, sedangkan tipe 2 adalah tipe penyakit yang didapat karena sindroam metabolik terutama kelebihan berat badan pada anak dan dewasa.

Menurut David Levitsky, Ph.D., profesor ilmu psikologi dan gizi di Cornell University, gula sebenarnya penting untuk metabolisme tubuh dan otak. Orang merasa gula itu enak, sehingga cenderung membuat kita makan manis secara berlebihan. Makan berlebih inilah yang mengancam keseimbangan energi dalam tubuh kita

Masih menurut Levitsky, efek negatif dari makan banyak gula adalah peningkatan glukosa. Pankreas dan reseptor insulin yang normal dapat mengatasinya, mengeliminasinya dari darah, atau menyimpannya dalam beberapa bentuk, seperti lemak.

Yang penting diperhatikan adalah pankreas tetap “normal”. Makan berlebihan memaksa pankreas Anda untuk bekerja terus menerus mengeluarkan insulin. Eric Westman, MD, seorang peneliti obesitas di Duke University Medical Center, mengatakan bahwa di zaman sekarang ini, “Memang mungkin bahwa tingginya konsumsi gula dalam jangka panjang menyebabkan kelelahan pankreas. Namun para peneliti tidak dapat memastikannya, karena tubuh dan diet setiap orang berbeda, sehingga tidak bisa disamakan untuk semua orang.”

Untuk mencegah Anda dari diabetes, jika Anda kelebihan berat badan, perhatikan asupan gula Anda. Penelitian telah menunjukkan selama bertahun-tahun bahwa mengurangi 5 sampai 7 persen dari berat badan berlebih Anda dapat mengurangi risiko Anda terkena diabetes.

“Obesitas terjadi karena terlalu banyak asupan kalori” kata Lien Lillian, MD, Medical Director of Inpatient Diabetes Management di Duke University Medical Center. “Kebetulan bahwa banyak orang kelebihan berat badan banyak mengkonsumsi minuman soda dan makanan yang tinggi Indeks Glikemik seperti pada permen, makanan ringan, minuman sirup, minuman bersoda, roti putih, dan sebagainya.

Kadar Gula Dalam Minuman Soda

Tubuh Anda tidak dapat memetabolisme camilan manis secepat yang Anda bisa makan, kata Levitsky. Jadi hati menempatkan beberapa glukosa dari snack tersebut ke aliran darah Anda, atau menyimpannya untuk digunakan kemudian. Tapi jika tangki di hati sudah penuh, kelebihan itu menjadi trigliserida. Fruktosa dari snack yang Anda makan masuk ke hati Anda juga, tapi bukannya disimpan ke dalam aliran darah Anda, melainkan disimpan sebagai glikogen. Hati Anda dapat menyimpan sekitar 90 sampai 100 gram glikogen, kemudian mengubahnya kelebihannya menjadi lemak (trigliserida).

Jadi, mulailah pikirkan tentang apa yang Anda masukkan ke dalam mulut Anda. Gula membuat Anda kecanduan, dengan rasa yang enak membuat Anda terus ingin mengkonsumsinya tanpa merasa kenyang. Batasi semua makanan tinggi Indeks Glikemik seperti minuman bergula tinggi, snack manis, kentang, pasta, roti, pancake, dan sebagainya. “Makin sedikit stress yang Anda berikan pada sistem tubuh Anda, semakin lama tubuh Anda akan berfungsi dengan baik” kata Levitsky. Dan berhenti menyalahkan gula untuk semua masalah kesehatan Anda. Intinya ada di diri Anda sendiri.

sumber

Author: Ron Leon

Dokter umum, pengusaha apotek, supplier batu split, supplier kerajinan batu marmer, supplier kotak kayu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s