Mempunyai Tujuan/Impian, Sudahkah?

Contoh lain, pernahkah Anda terbayang suatu pertandingan bola tanpa ada gawang di sisi – sisi lapangannya? Para pemain hanya berlarian memperebutkan bola. Gak seru bukan? Hehe..

Advertisements

Contoh klasik adalah ketika Anda akan naik taksi. Ketika ditanya oleh sopir taksi, Anda tidak bisa menjawab tujuan Anda. Lalu si sopir akan bertanya berapa banyak uang yang Anda bawa. Dia akan membawa Anda berputar-putar tanpa tujuan sampai uang yang tertera di argo sejumlah uang yang Anda miliki. Taksi akan berhenti dan Anda akan diturunkan di tempat yang Anda tidak ketahui bahkan tidak Anda sukai. Waktu dan uang habis begitu saja tanpa disadari.

Contoh lain, pernahkah Anda terbayang suatu pertandingan sepak bola tanpa ada gawang di sisi – sisi lapangannya? Para pemain hanya berlarian memperebutkan bola. Gak seru bukan? Hehe..

Kadang orang lupa untuk mempunyai tujuan dalam hidup ini. Mereka hanya berlomba-lomba mencari uang yang habis setiap bulannya untuk membayar cicilan liabilitas atau membiayai gaya hidup yang ‘wah’.

Lalu harus bagaimana dong?

Anda sudah punya impian? Oh, sudah dong! Oke, checked.

Anda sudah tulis impian tersebut? Wah belum tuh pak. Nah, ini yang harus Anda lakukan berikutnya. Impian Anda harus pribadi, bermakna dan sesuai dengan kebutuhan/tujuan hidup Anda (jangan mencontek impian orang lain lho ya..). Apabila Anda sudah puas dengan menjadi orang terkaya sekeluarga atau orang terkaya sekampung, ya sudah. Beda halnya kalau Anda membandingkan dengan impian Donald Trump. Menuliskan Impian itu berarti mengunci target pikiran bawah sadar untuk mengejarnya.

Oke, berarti mempunyai impian dan menuliskannya sudah Anda lakukan

Nah, ada 8 aspek kehidupan yang bisa Anda kejar :

1.       Aspek Spiritual. Anda ingin menjadi manusia seperti apa? Tahun ini? 5 tahun lagi?

2.       Aspek Finansial. Berapa target penghasilan yang ingin Anda capai? Apakah  akhir tahun ini? 5 tahun lagi? 10 tahun lagi?

3.       Aspek  Bisnis dan Karier. Bagaimana Anda ingin bisnis atau karier Anda maju? Apakah Anda akan mengambil studi lagi ke arah spesialisasi?

4.       Aspek keluarga. Untuk Anda yang belum berkeluarga, mungkin tujuan selanjutnya adalah pernikahan. Atau yang sudah berkeluarga, apakah mempunyai anak lagi (asal jangan mempunyai istri lagi, hehe..), bagaimana hubungan Anda dengan anak-anak dan pasangan.

5.       Aspek Pengembangan Diri. Baik fisik maupun psikis. Misalnya jadwal olah raga rutin, makanan kolesterol yang harus Anda hindari.

6.       Aspek Liburan dan Petualangan.

7.       Aspek Sosial. Mungkin Anda ingin membangun panti asuhan.

8.       Aspek Materi. Bisa rumah, mobil. Bisa saja disebut mainan.

Impian Anda juga harus update, karena sesuai dengan level kesadaran Anda saat itu. Mungkin ketika single Anda punya mimpi untuk punya moge (motor gedhe) Harley. Tetapi ketika Anda sudah berkeluarga, impian pun otomatis berubah menjadi punya mobil keluarga seperti Alphard atau Mercedes.

Nah, mumpung masih ada kurang lebih 3 minggu lagi sebelum kita menginjak tahun 2011, yuk kita tulis impian kita, pasrah dan biarkan Tuhan atau alam semesta menjawabnya.

Mau tahu rahasia menanamkan impian Anda ke alam bawah sadar? baca di sini ya..

Author: Ron Leon

Dokter umum, pengusaha apotek, supplier batu split, supplier kerajinan batu marmer, supplier kotak kayu

One thought on “Mempunyai Tujuan/Impian, Sudahkah?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s