Winners vs Losers

One day a student asked to his teacher
“Teacher, what should I do so I can become a winner
in this life not a loser?”
And the teacher said,
“You have to learn the distinguish between them.”

If the loser is always a part of the problem
then the winner is always a part of the answer
If the loser always has an excuse
then the winner always has a program
If the loser says: “That’s not my job!”
then the winner says: “Let me do it for you!”
If the loser sees a problem in every answer
then the winner sees an answer for every problem
If the loser sees two or three sand traps near every green
then the winner sees a green near every sand trap
If the loser says: “It may be possible, but it’s too difficult!”
then the winner says: “It may be difficult, but it’s possible!”

If you are willing to do all the winner list,
you will be become winner.

Advertisements

UANG BUKAN SEGALANYA, TETAPI UANG BISA MEMBERI KESEMPATAN

memang memiliki uang bukan segalanya, tetapi dengan memiliki uang, kita bisa diberi lebih banyak kesempatan.

Uang, uang, uang. Orang selalu bicara hal yang satu ini. Aku, Anda, mereka, kita, pasti memikirkan juga soal uang ini. Tetapi apakah kita terikat dengannya? Apakah kita bisa saling bunuh karenanya? Apakah kita bisa memutuskan hubungan keluarga karenanya? Kita berlomba-lomba untuk mengejarnya, untuk mencarinya.
Lalu setelah punya banyak uang, digunakan untuk apa uang itu?

Semalam aku bertemu seorang pengusaha sukses dan terkenal. Aku pangling ketika melihatnya karena sekarang perawakannya kurus dan tampak lebih tua. Menurut cerita seorang teman, pengusaha ini ternyata baru saja melakukan transplantasi seluruh organ livernya. Dia dan keluarga sudah pasrah ketika divonis tidak akan bisa bertahan hidup lebih lama dengan kerusakan liver yang diderita. Setelah menunggu beberapa waktu, akhirnya beliau mendapat kabar untuk langsung berangkat ke negara tetangga dalam waktu 2 jam karena donor sudah ada. Syukurlah, operasi berbiaya Miliaran rupiah itu berjalan dengan lancar, dan tanda-tanda penolakan tubuh pengusaha tersebut dengan organ donornya tidak terjadi (kasus yang sangat jarang pula). Aku jadi teringat kisah alm.bayi Bilqis yang menderita atresia bilier (tidak ada saluran empedu sehingga menyebabkan kerusakan liver). Dengan dana pengobatan yang dikumpulkan melalui Koin Cinta Bilqis selama beberapa waktu (menakjubkan bagaimana banyak orang yang tergerak untuk menyumbang), akhirnya terkumpullah dana yang cukup untuk melakukan operasi. Sayangnya Bilqis meninggal dunia sebelum sempat melakukan operasi yang tertunda cukup lama karena ketiadaan biaya.

Yang aku lihat dari kejadian ini, memang memiliki uang bukan segalanya, tetapi dengan memiliki uang, kita bisa diberi lebih banyak kesempatan. Ya, lebih banyak kesempatan. Entah itu perawatan penyakit dengan biaya yang tidak sedikit. Entah itu membuka lapangan pekerjaan untuk orang banyak. Entah itu menyumbang untuk penelitian penyakit kanker. Entah untuk membangun yayasan untuk anak terlantar.

Dan semoga nanti setelah Anda punya banyak uang, Anda akan mempunyai kesempatan melakukan sesuatu bermanfaat untuk orang lain, lingkungan, dan negara dengan kepemilikan duniawi Anda itu (uang red.)