BERSYUKURLAH PADA YANG ANDA MILIKI

Kata-kata di atas merupakan wujud syukur.
Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting.

Advertisements

Kadang kita selalu merasa kurang bila melihat kepunyaan orang lain. Selalu ingin lebih tanpa pernah bersyukur, selalu mengeluh. Sebenarnya ketika Anda sedang membaca artikel ini, seharusnya Anda melihat ke sekeliling Anda. Berapa banyak orang yang buta huruf dan tidak mampu sekolah? Berapa banyak orang yang bisa dan mengerti cara mengoperasikan komputer? Berapa banyak orang yang bisa menikmati listrik 24 jam? (jadi ingat waktu sedang tugas PTT di Papua)

Memang kelihatannya rumput tetangga lebih hijau. Well, seandainya kita akhirnya mendapatkannya, kesenangan yang timbul hanya akan berlangsung sesaat (bahkan kita menyesal telah membelinya, lalu kemudian sibuk mencari mainan baru lainnya). Kenapa? Karena kita ingin tampak ‘wah’ seperti pak Brotoks yang baru beli mobil BMW, atau ibu Sinthi yang jari tangannya penuh berlian. Benarkah itu yang kita butuhkan? Ada quote bagus dari Will Smith : “Too many people are spending money they haven’t earned, to buy things they don’t want, to impress people they don’t like.” Ouch.. kena deh..

Mungkin pertama-tama yang harus diakui bahwa selalu ada orang yang ‘lebih’ dari kita. Apakah itu lebih penghasilan, lebih pintar, lebih tampan/lebih cantik (kalau soal ini relatif, hehe..), dan lebih-lebih lainnya, termasuk lebih monyong bibirnya mas Thukul Arwana

Bibir Tukul Arwana

, hehe..

Dan, kalau ada yang ‘lebih’ pasti ada yang ‘kurang’ bukan? Coba Anda perhatikan mereka yang terlahir tanpa tangan, atau terlahir di Somalia dimana listrik dan makanan adalah suatu kemewahan.

kelaparan di Afrika

Jadi, bersyukurlah karena Anda masih bisa bernafas. Bersyukurlah pada hari ini. Bersyukurlah pada ibu yang telah melahirkan kita. Bersyukurlah pada kekurangan yang kita miliki supaya bisa menjadi motivasi untuk maju. Bersyukurlah pada ketidak tahuan kita, supaya kita bisa lebih banyak belajar lagi.

Berlaku pula dalam dunia pernikahan : menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi.

Author: Ron Leon

Dokter umum, pengusaha apotek, supplier batu split, supplier kerajinan batu marmer, supplier kotak kayu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s