ALAMI KETAKUTANMU ATAU IMPIANMU?

dari pada kita fokus pada apa yang kita takutkan/hindari, cobalah fokus pada apa yang kita inginkan/tuju.

Advertisements

Baru saja baca quote dari Seneca : “Cobalah sisihkan beberapa hari, di mana engkau mencukupkan diri dengan makanan paling murah, dengan pakaian paling sederhana, sambil mengatakan kepada diri sendiri : ‘Apakah ini kondisi yang kutakutkan?’

Langsung pikiranku melayang, membayangkan diriku berpakaian lusuh, tidur di emperan toko, bekerja keras sebagai kuli di bawah terik matahari, atau menarik becak di siang hari. Haruskah kita seekstrim itu melakukan sesuatu yang kita takutkan (supaya benar-benar berkesan mendalam)?

Jujur aku takut gagal dan menjadi apa yang aku bayangkan di atas.

Tapi boleh juga idenya, karena selama ini aku tidak melompat, bahkan bisa dibilang berjalan di tempat untuk meraih impian. Tanya kenapa?

Memang seharusnya kita telaah ketakutan kita masing-masing. Beralasankah itu? Apa saja resiko terburuk yang mungkin kita terima jika kita tetap maju mengejar impian? Paling banter ya kehilangan rumah, kendaraan, kehilangan pasangan, tapi jangan sampai kehilangan semangat! Kita masih bisa kok makan ala kadarnya di warteg sebelah, mengamen dengan berjalan kaki, membuka jasa semir sepatu di terminal atau stasiun (masih ada gak sih jaman sekarang tukang semir?). Selama halal, kita sebetulnya tidak perlu takut.

Dokter tidak harus sakit dahulu untuk dapat merasakan bahkan menyembuhkan penyakit itu sendiri.

Nah ada perkataan dari Anthony Robbins yang selalu kuingat : saat kita berlatih mengemudikan mobil, sering yang kita takutkan akan terjadi karena kita fokus pada apa yang kita takutkan (menanggapi banyaknya kasus mobil yang menabrak tembok ketika sedang berlatih, bahkan mobil-mobil yang melaju di jalan tol dan menabrak satu-satunya pohon di tepi jalan). Kita jadi menarik jodoh untuk menabrak tembok itu. Wuih serem juga ya. Dan menurutnya dari pada kita fokus pada apa yang kita takutkan/hindari, cobalah fokus pada apa yang kita inginkan/tuju.

Jadi kapan ya aku bisa mencoba naik mobil Hummer atau Range Rover? Kapan ya aku bisa tinggal di rumah besar dengan banyak kaca, tepat di atas tebing di pinggir pantai? Kapan ya aku bisa jalan-jalan keliling dunia (keliling Indonesia tercinta dulu ah..).

Bagaimana dengan impian Anda?

Author: Ron Leon

Dokter umum, pengusaha apotek, supplier batu split, supplier kerajinan batu marmer, supplier kotak kayu

3 thoughts on “ALAMI KETAKUTANMU ATAU IMPIANMU?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s